Lebih dekat lebih cepat - Mudah dan menyenangkan
Selamat Datang Di BojaLinuxer Blog

External links - Jquery Terima kasih berkenan mengunjungi blog ini.

Kami berharap dapat melayani dan memberikan apa yang Anda butuhkan, menjadi sahabat terbaik disetiap waktu sepanjang jaman.

Gunakanlah kotak pencarian untuk kemudahan mendapatkan informasi yang Anda butuhkan.

Kategori Linux

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel Linux utama yang Anda butuhkan:

Kategori Software

External links - Jquery Manfaatkan Navigasi berikut untuk kemudahan menemukan artikel perkembangan dan update software yang Anda butuhkan:

Kami ada di Halaman Baru...
Linuxer.ID
Informasi Update

  • Jadwal Sholat
  • Download Ubuntu 14.04 LTS (Trusty Tahr) Final .
  • Download Ubuntu 12.04.2 LTS Final .
  • Informasi cara membersihkan virus dan dengan MSE.
  • Download Final - RamnitKiller.
  • Download Final - NgrBot Killer.

Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

20 September 2019

Menginstall cPanel EHCP di Localhost Untuk Local Area Network

Ada banyak aplikasi cPanel yang dapat kita install sendiri, namun kebanyakan dari aplikasi cPanel tersebut berbayar alias harus sewa atau beli lisensi untuk dapat digunakan. Namun cPanel Web Hosting berikut ini bebas diinstall dan digunakan, ahhh masyaakk?...iya dongg... EHCP namanya.. :D


EHCP On Ubuntu Virtual BOX
Easy Hosting Control Panel (EHCP) merupakan cPanel Hosting sumber terbuka yang kaya dengan fitur. Hosting web site, FTP Server, Emal Support, DNS server untuk pembuatan domain maupun sub domain adalah sebagian fitur yang disediakan secara default.

Lengkap dengan dukungan database MySQL, EHCP dengan antar muka yang ramah pengguna juga menyediakan fasilitas untuk Reseller, web mail dengan Roundcube dan Squirrelmail dengan web server yang dapat kita pilih sendiri antara Nginx (EngineX) atau Apache.

Tutorial berikut akan memandu anda menginstall EHCP pada mesin virtual virtual box dengan bantuan konfigurasi vagrant, maupun installasi langsung pada komputer Anda.







Tutoral ini menggunakan Ubuntu 18.04 LTS, bangi Anda yg menggunakan versi atau distribusi Linux lainnya silahkan menyesuaikan dengan sistem yang Anda gunakan. Saat panduan ini kami buat, EHCP hanya mendukung versi Virtual Box 5.2 atau yang lebih lama. Jika Anda telah memiliki installasi yang lebih baru, silahkan sesuaikan versi yang didukung oleh EHCP tersebut.

Pastikan komputer yang digunakan sudah terhubung dengan internet untuk mengunduh semua paket yang dibutuhkan.

Ketik perintah berikut untuk menginstall paket vagrant:

sudo apt install vagrant

Tunggu hingga installasi selesai, ini mungkin mungkin memerlukan beberapa waktu bergantung kecepatan koneksi internet yang digunakan.

Selesai installasi vagrant, silahkan buat folder ehcp_vagrant pada home direktori anda:

mkdir ~/ehcp_vagrant

Silahkan menuju ke direktori yang baru Anda buat:

cd ~/ehcp_vagrant

Ketik perintah berikut untuk mendapatkan file konfigurasi vagrant yang akan menggunakan virtual box dengan Ubuntu server sebagai tempat installasi EHCP:

vagrant init ubuntu/disco64


Edit Vagrantfile, hilagkan tanda comment pada baris: config.vm.network "forwarded_port", guest: 80, host: 8080, host_ip: "127.0.0.1" dan beberapa baris lain untuk pengaturan default mesin virtual yang akan dijalankan virtual box seperti nampak pada gambar berikut ini:



Simpan perubahan tesebut lalu ketik perintah berikut untuk mulai mendownload mesin virtual yang sudah disiapkan oleh vagrant:

vagrant up --provider virtualbox

Selesai konfigurasi oleh vagrant dan mesin virtual sudah dijalankan oleh virtual box,lanjutkan dengan perintah berikut untuk masuk ke sitem virtual melalui ssh:

vagrant ssh

Anda akan otomatis login ke dalam sistem ubuntu yang dijalankan pada virtual box. Sampai disini semua kebutuhan sistem yaitu Ubuntu server siap digunakan.



Kita akan melanjutkan installasi EHCP, bagi Anda yang akan menginstal cPanel ini langsung pada komputer dengan OS Ubuntu dapat memulai mengikuti panduan berikut ini.

Ketik perintah berikut untuk mendownload paket EHCP yang sesuai:

wget ehcp.net/ehcp_1804.tgz

atau dengan perintah berikut untuk mendownload paket EHCP terbaru:

wget -O ehcp.tgz ehcp.net/ehcp_latest.tgz

Selesai mendownload, menujulah ke tempat file disimpan lalu beri perintah berikut untuk mengextract, sesuaikan dengan nama file yang Anda dowload

tar -zxf ehcp_1804.tgz

Masuk ke folder EHCP:


cd ehcp

Beri perintah berikut untuk installasi:


./install


Ikuti semua panduan installasi yang dilakukan oleh sistem, isi password untuk root MySQL dan juga password untuk user phpmyadmin (default 1234), terserah sesuka Anda. Masukkan user untuk akun EHCP dan juga alamat email yang valid untuk konfirasi jika kelak dibutuhkan. Silahkan ganti atau biarkan default untuk password login admin EHCP, default password admin pada EHCP adalah 1234.



Selesai installasi, bagi Anda yang menginstall langsung pada komputer silahkan ketik perintah berikutuntuk menjalankan service ehcp:

sudo /etc/init.d/ehcp start

Jalankan browser lalu bukalah localhost, jika berhasil semestinya halaman seperti berikut akan terbuka:



Atau jika terhubung denag jaringan lokal, silahkan akses dari komputer lain dengan memasukkan ip adress kmputer Anda.



Bagi Anda yang mengisntall pada virtual box, Anda perlu mengaktifkan network interface HostOnly adapter supaya server yang diinstall pada mesin virtual bisa diakses dari Host, dan perlu memanbahkan network interface bridge jika ingin dapat diakses melalui jaringan lokal.




Selamat mencoba










sumber:

https://ehcp.net/






Dipublikasikan di:
Mode Text, Runlevel, Multi-User, Ubuntu

13 September 2019

Masalah Runlevel dan Multi User Target Ubuntu

Setiap pengguna memiliki kebiasan masing-masing. Kenyamanan menjadi alasan bagi siapapun untuk memilih mode yang digunakan. Distro Linux khususnya Ubuntu dan distribusi lainnya juga menyedikan setiap mode yg dibutuhkan penggunanya. Mau memakai mode text ataupun graphic bukan lagi sebuah masalah dan tak ada yang lebih istimewa satu sama lainnya, yang penting nyaman.. begitulah.

Runlevel dan Multi-User Target
Mengganti mode graphic ke mode text dapat diatur melalui runlevel, itu dahulu. Kini Ubuntu telah mengubah kebiasan "runlevel" tersebut menjadi "target" melalui systemd.




Berikut ini adalah mapping antara runlevel dengan target.

┌─────────┬───────────────────┐
│Runlevel │ Target            │
├─────────┼───────────────────┤
│0        │ poweroff.target   │
├─────────┼───────────────────┤
│1        │ rescue.target     │
├─────────┼───────────────────┤
│2, 3, 4  │ multi-user.target │
├─────────┼───────────────────┤
│5        │ graphical.target  │
├─────────┼───────────────────┤
│6        │ reboot.target     │
└─────────┴───────────────────┘



Untuk mengubah mode graphic menjadi mode text atau disebut juga multi-user target silahkan ikuti panduan berikut ini;

Jalankan terminal lalu ketik perintah berikut:

sudo systemctl enable multi-user.target
sudo systemctl set-default multi-user.target




Silahkan lanjutkan dengan merestart komputer yang Anda gunakan. Saat komputer berjalan kembali maka Anda akan berada pada mode text dan diminta login dengan menginput user name dan password user yang telah dibuat.







Selamat mencoba dan semoga bermanfaat... :D









Dipublikasikan di:
Mode Text, Runlevel, Multi-User, Ubuntu

14 March 2013

Download Kali Linux 1.0 - New Generation Of BackTrack

Offensive Security selaku pengembang distribusi Linux populer BackTrack telah secara resmi meluncurkan generasi terbaru distribusi BackTrack. BackTrack 6?, bukan, namun Kali Linux 1.0. Mengapa Kali Linux?, tak ada penjelasan pasti mengapa developer BackTrack memutuskan untuk menggunakan nama "Kali" kecuali menyebutnya sebagai sebuah nama yang ringan. Yang pasti, "Kali" bukanlah sungai dari bahasa Jawa dalam persepsi kami, bukan pula nama dewa dalam keyakinan Hindu ataupun nama seni bela diri dari Pilipina seperti disampikan pengembangnya di situs resmi.

Kali Linux
Kali Linux 1.0 a.k.a BackTrack 6, datang dengan lingkungan yang berbeda dari pendahulunya. Kali Linux kini dibangun dari distribusi Linux tua berpengalaman, Debian. Itu sedikit berbeda dari BackTrack 5 yang diturunkan dari Ubuntu meski sama-sama keluarga Debian. Kali Linux 1.0 tersedia dalam banyak pilihan distribusi seperti live DVD Gnome 32-bit dan 64-bit, live CD Kali Linux Mini, Kali Linux Gnome 32-bit VMWare image, serta berbagai pilihan Kali Linux Xfce untuk ARM.

Perlu kami sampaikan, distribusi Kali Linux 1.0 versi mini hanya menyertakan mode text, sehingga bagi Anda yang menghendaki Kali Lnux dalam mode grafis silahan mendownload Kali Linux live DVD Gnome.

Kali Linux

Untuk informasi lebih rinci mengenai apa yang baru dalam Kali Linux 1.0, silahkan mengunjungi halaman "What new in Kali Linux" dari situs resmi, dan untuk mendapatkan Kali Linux 1.0, silahkan ikuti link download yang kami sediakan di bagian akhir artikel ini.


Download Kali Linux 1.0.



Dipublikasikan di:
BackTrack 6, Kali Linux, Kali Linux 1.0, Linux, BackTrack


10 September 2012

Rilis Sabily 12.04 (Ibn-AlBaytar) Ditangguhkan

Lama dinanti kabar peluncuran Sabily terbaru yang tidak kunjung datang sejak beberapa bulan terakhir terjawab sudah. Pengembang telah secara resmi mengumukan penundaan/pembatalan rilis Sabily 12.04 (Ibn-AlBaytar) beberapa hari lalu.

Sabily Ibn-AlBaytar
Kurangnya sumber daya serta semakin dekatnya waktu rilis versi berikutnya (12.10) menjadi dasar penundaan Sabily 12.04 tersebut. Pengembang berpandangan, memaksakan untuk merilis Sabily 12.04 pada saat ini sudah tidak ada artinya lagi, karena rilis berikutnya hanya tinggal beberapa pekan saja. Sebagai pengganti, Ibn-AlBaytar akan menjadi code name untuk Sabily 12.10.

Menurut rencana, Sabily 12.10 akan membawa perangkat pembelajaran Qur'an terbaru "Elforkane". Untuk informasi lebih lengkap perihal penundaan rilis Sabily 12.04 ini dapat Anda temukan pada halaman pengumuman resmi pengembang.




Dipublikasikan di:






02 July 2012

Download Ultimate Edition 3.4 LTS

TheeMahn, pengembang distribusi Linux Ultimate Edition telah mengumumkan ketersediaan rilis terbaru Ultimate Edition 3.4 LTS.


Ultimate Edition 3.4 kini didasarkan pada rilis Ubuntu LTS terbaru Ubuntu 12.04. Membawa berbagai peningkatan yang telah tersedia untuk 12.04, Ultimate Edition datang bersama berbagai antar muka. Unity, Cinnamon, XBMC, GNOME Classic, GNOME 3 dengan GNOME Shell, serta sesi GNOME Fallback telah disertakan dalam paket DVD baik untuk versi 32-bit maupun 64-bit.

"I have really placed thought and diligence into what this product is. This is no Ultimate Edition 3.2, while I had initial good feed back on. I developed Ultimate Edition 3.2 to showcase new and upcoming technologies, not as a stable platform."

"Ultimate Edition 3.4 takes things to a whole new level. It was developed with stability in mind, sorry KDE users, we will catch you in Ultmate Edition 3.5. This O/S will be my primary O/S for some time to come. That statement alone says alot for my feeling on this operating system,"
demikian disampaikan dalam pengumuman rilis.







Download Ultimate Edition 3.4.


Disarikan dari news.softpedia.com.
Dipublikasikan di:




17 March 2012

Download Ultimate Edition 3.2 - Dengan Berbagai Lingkungan Desktop

Kembali berbasis Ubuntu, Ultimate Edition 3.2 kini didasarkan pada Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) lengkap dengan antar muka Unity dengan GNOME 3.2 sebagai lingkungan desktop.

Ultimate Edition 3.2
Ultimate Edition 3.2 menyertakan beberapa antar muka diantaranya: GNOME Shell, GNOME Classic, GNOME Fallback, Unity, Unity 2D dan XMBC, yang seluruhnya dapat Anda pilih saat berada pada layar login. Juga termasuk di dalamnya artwork dan GTK3 theme baru, pembaruan paket yang disertakan, pembanguan ulang vmlinuz dan initrd, serta penggantian kernel lama dengan yang lebih baru.
"Ultimate Edition 3.2 was built of Ubuntu Oneiric Ocelot 11.10. Vast and I mean vast changes have occurred in the introduction of new environments."

"The Gnome 3 Environment I still call far from a stable environment. I must be honest I am still a Unity hater ;) That does not mean I should turn my back on our users." - demikian disampaikan TheeMahn dalam pengumuman rilis.

Ultimate Edition 3.2

Ultimate Edition 3.2

Ultimate Edition 3.2 telah tersedia untuk download (link download tersedia di bagian akhir artikel ini). Ultimate Edition 3.2 didistribusikan sebagai Live DVD untuk arsitektur 32-bit dan 64-bit.


Download Ultimate Edition 3.2.


Disarikan dari news.softpedia.com.
Dipublikasikan di:




08 March 2012

Download Backtrack 5R2

Beberapa waktu lalu, pengembang Backtrack kembali merilis upadate pemeliharaan ke dua dari distro Backtrack versi 5. Bactrack 5R2 didasarkan pada sistem operasi Linux populer Ubuntu 10.04 LTS. Dalam distro yang ditujukan bagi administrator jaringan ini, telah disertakan peralatan lengkap untuk pengujian sistem keamanan.

Backtrack 5R2
Backtrack 5R2 ditenagai oleh kernel Linux 3.2.6 yang telah disesuaikan untuk peningkatan dukungan perangkat nirkabel. Membawa pembaruan pada paket-paket yang telah ada dan penambahan peralatan baru, sehingga kini Backtrack 5R2 menjadi distro penguji penetrasi yang memiliki piranti paling lengkap.
Peralatan-peralatan baru yang ditambahkan dalam Backtrack 5R2 ini diantaranya;
arduino, bluelog, bt-audit, dirb, dnschef, dpscan, easy-creds, extundelete, findmyhash,golismero, goofile, hashcat-gui, hash-identifier, hexorbase, horst, hotpatch, joomscan, killerbee, libhijack, magictree, nipper-ng, patator, pipal, pyrit, reaver, rebind, rec-studio, redfang, se-toolkit, sqlsus, sslyze, sucrack, thc-ssl-dos, tlssled, uniscan, vega, watobo, wce, wol-e, xspy.

Bagi Anda pengguna Bactrack 5 rilis sebelumnya dan tidak ingin melakukan installasi baru, dapat mengupgrade secara online dengan mengikuti cara sebagai berikut;

Jalankan terminal lalu ketik perintah di bawah ini...
echo "deb http://updates.repository.backtrack-linux.org revolution main microverse non-free testing" >> /etc/apt/sources.list
apt-get update
apt-get dist-upgrade

Untuk panduan upgrade lebih rinci dapat anda temukan pada halaman situs resmi. Untuk mendaapatkan informasi lebih lengkap mengenai rilis Backtrack 5R2 ini, silahkan kunjungi halaman pengumuman rilis.


Download Bactrack 5R2.


Dipublikasikan di:




19 December 2011

Download Sabily Uhud 11.10 Final

Beberapa saat lalu pengembang Sabily resmi mengumukan peluncuran sistem operasi yang paling dinantikan Sabily 11.10 dengan julukan "Uhud".

Sabily Uhud 11.10
Sabily Uhud 11.10 merupakan distro berbasis Ubuntu 11.10 yang ditujukan bagi Ummat Muslim. Dibundle bersama paket-paket aplikasi Islam seperti Hijra, Thawab, Monajat, Alfanous dan banyak lagi lainnya disamping semua aplikasi yang disertakan dalam Ubuntu.
Meski sempat tertunda dari jadwal rilis sebelumnya, dimana Sabily Uhud 11.10 sedianya rilis pada 20 November lalu, rilis Sabily terbaru ini memang sangat layak dinantikan oleh para penggemarnya.

Berikut kami sampaikan fitur-fitur baru yang disertakan dalam Sabily Uhud 11.10:
  • Theme GDM dan Plymouth baru;
  • Wallpaper dan gambar-gambar baru untuk Uhud;
  • Hijra, sebuah dukungan baterai untuk Gnome 3 telah ditambahkan sebagai gnome shell extension;
  • Thawab, telah ditambahkan dukungan untuk mengkonfigurasi theme;
  • Monajat, aplikasi untuk pengingat waktu Sholat;
  • Alfanous, Qur'anic search engine;
  • Gnome shell extension Islamic date;
  • Gnome Tweak tool;
  • Kernel Linux 3.0;
  • Deja Dup;
  • Login manager LighDM disamping GDM;
  • Dan masih banyak lagi lainnya.

Sabily Uhud 11.10

Sabily Uhud 11.10

Sabily Uhud 11.10

Sabily Uhud 11.10

Sabily Uhud 11.10

Sabily Uhud 11.10

Sabily Uhud 11.10

Sabily Uhud 11.10

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap seputar fitur dan dukungan lain pada Sabily Uhud 11.10, dapat Anda temukan dalam halaman rilis resmi.

Download Sabily Uhud 11.10.


Dipublikasikan di:




10 December 2011

Download Ultimate Edition 3.0 - Based On Linux Mint

Bagi Anda penggemar game, sebuah kabar gembira karena distribusi Linux Ultimate Edition (UE) yang memiliki variant khusu untuk para gammer yang disebut Ultimate Gamer Edition kini telah merilis versi terbarunya, Ultimate Edition 3.0 dan Ultimate Gamer Edition 3.0.


Berbeda dengan rilis terdahulu yang berbasis Ubuntu, Ultimate Edition 3.0 kini didasarkan pada distribusi turunan Ubuntu, Linux Mint 11. Dilengkapi lingkungan desktop Gnome 2.32.1, Ultimate Edition 3.0 yang berbasis Linux Mint ini disebut "ULTAMINT".
Ultimate Edition 3.0 telah dilengkapi repositori software dari Getdeb, Ubuntu serta Linux Mint dan itu didistribusikan dengan ISO Live DVD namun hanya untuk arsitektur 32-bit saja. Rilis terbaru UE 3.0 membawa berbagi macam aplikasi yang siap digunakan bagi penggemarnya.

"Sorry for the great delay in release of Ultimate Edition 3.0. [...] Many have questioned the process that was the development cycle for 3.0, but at the end of the day we are releasing a smooth stable OS worthy of the Ultimate Edition moniker."

"I have built UE 3.1 (still needs some work) & our dev team has developed 3.2, just waiting for me to drop Ultimate Edition 3.1. Time is a commodity that I have not had on my side. I may soon get some time off for the holidays and perhaps change that.", demikian dinyatakan Glenn Cady (TheeMahn) dalam pengumuman resmi.










Sekilas Ultimate Edition.

Ultimate Edition dikembangkan oleh TheeMahn, kini berbasis Linux Mint namun versi sebelumnya didasarkan pada distribusi Ubuntu. Ultimate Edition dikemas bersama berbagai macam aplikasi dan tool terbaik dari Ubuntu dan Linux Mint.

Ultimate Edition sebelumnya dikenal sebagai Ubuntu Ultimate, tetapi diawal pengembangannya dikenal sebagai Ubuntu Christmas Edition. Ultimate Edition memiliki sebuah versi khusus, Ultimate Gamer Edition, yang memuat semua aplikasi UE ditambah dengan paket-paket aplikasi game untuk Linux.

Download Ultimate Edition 3.0, Ultimate Gamer Edition 3.0 & Ultimate Edition 3.0 Lite.



Disarikan dari news softpedia.com.
Dipublikasikan di:




26 August 2011

Perjalanan Panjang 20 Tahun Linux "25 Agustus 1991 - 25 Agustus 2011"

Sejarah Linux - Ketika Linus Torvalds merilis Linux 0.01 di internet 20 tahun lalu, idenya adalah untuk mengkloning Unix secara bebas, dimana siapa pun dapat berkontribusi menyentuh kreatifitas setiap orang. Dan pada Hari ini, mustahil untuk dapat membayangkan sebuah dunia TI tanpa kehadiran Linux.

Designed for LinuxSudah dua puluh tahun sejak Linus Torvalds untuk pertama kalinya memprogram beberapa baris dari apa yang akan dikenal sebagai kernel Linux saat ini. Seorang mahasiswa IT pada waktu itu, Linus belum berfikir tentang sebuah sistem operasi, dia hanya ingin mengeksplorasi kemampuan prosesor PC 386 miliknya. Akhirnya, manajemen memori nya, proses switching dan I/O dan percobaan berkembang menjadi sesuatu yang menyerupai sebuah kernel sistem operasi dasar.

Saat ia menggunakan pembelajaran Andrew Tanenbaum, sistem operasi Minix serupa-Unix di rumahnya dan pengetahuan tentang Unix dari universitas tempat ia belajar, itu jelas bagi Torvalds bahwa sistem operasi yang ia miliki juga serupa-Unix. Karena itu ia bertanya tentang standar POSIX, yang mendefinisikan antarmuka sistem Unix di newsgroup Minix pada bulan Juli 1991. Pada tanggal 25 Agustus 1991, Torvalds menambahkan lagi postingan di mana ia untuk pertama kali menyebutkan bahwa ia bekerja pada sebuah sistem operasi untuk prosesor 386 ("hanya sekedar hobby, tidak akan besar dan profesional seperti GNU") dan meminta komunitas Minix memberi masukan suatu fitur yang mereka inginkan.

Akhirnya, pada 17 September 1991, Torvalds membuat "Linux 0.01" miliknya tersedia untuk download pada sebuah server ftp (Torvalds ingin menyebutnya "Freax", tapi admin ftp berpikir bahwa "Linux" adalah nama yang lebih baik). Kemampuan Linux 0.01 masih sangat terbatas: Kernel hanya berjalan pada prosesor 386, hanya mendukung layout keyboard Finlandia dan hanya dapat di-boot dari floppy disk. Dalam hal aplikasi, itu bahkan lebih mengerikan: Program yang ada hanya sebatas shell Unix bash dan GNU C compiler, yang berarti bahwa sistem tidak benar-benar bisa digunakan untuk apa pun.

Namun Linux tidak berhenti menyentuh saraf kreatifitas: Sejumlah penggemar Unix yang mendapati kemampuan Minix sangat terbatas dan workstation Unix terlalu mahal untuk diturunkan ke sebuah sistem operasi baru, mengirim saran mereka kepada Torvalds untuk membangun driver dan memporting program pertama. Mereka mendasarkan karyanya pada Proyek GNU yang didirikan oleh Richard Stallman pada tahun 1984 dan telah diprogram bersama banyak peralatan Unix klasik yang sedemikian rupa sehingga mereka dapat digunakan pada berbagai sistem Unix. Hanya sebuah kernel tidaklah mungkin untuk menciptakan sebuah sistem operasi yang lengkap, dan kernel yang sekarang disediakan oleh Linus Torvalds - GNU/Linux telah lahir, dan itu masih digunakan dalam bentuk yang sama hingga hari ini (pada penggunaan baris perintah).

Pada bulan November 1991, Torvalds sengaja menghapus partisi Minix pada PC-nya dan sekarang ia memiliki pilihan untuk menginstal ulang Minix atau mengembangkan sistem Linux sehingga dapat digunakan. Dia memilih Linux. Pada bulan Januari 1992, ia pertama kali merilis Linux versi 0.12 dibawah GPL, sebuah keputusan yang tetap dijunjung tinggi sampai sekarang, meskipun terjadi berbagai perbedaan pendapat dengan penulis GPL dan pendiri FSF Richard Stallman.

Pada waktu itu, peggemar Linux bertemu di newsgroup Minix, tetapi meningkatnya jumlah diskusi Linux pada forum Minix membuat cemas Profesor TI dan pembuat Minix Andrew Tanenbaum. Postingnya yang terkenal "LINUX adalah usang" pada Januari 1991 memicu pertengkaran sengit dengan Torvalds, akhirnya, komunitas Linux yang telah berkembang dipindahkan ke newsgroup mereka sendiri.

Pada tahun 1992, sistem X Window yang masih digunakan sampai sekarang ditambahkan sebagai antarmuka pengguna grafis untuk Linux kernel 0.95, yang sekarang dapat memindahkan data RAM ke dan dari harddisk berkat adanya manajemen memori virtual. Para hacker kernel mulai bekerja pada jaringan stack. Mereka mengembangkan driver SCSI dan audio pertama, filesystem Ext2 dan format ELF untuk bineri, memporting BSD print system, dan penerapan modul kernel yang dapat dimuat pada runtime dan filesystem palsu /proc. Kegunaan Linux semakin meningkat, distribusi Linux pertama adalah SLS dan Yggdrasil yang dirilis pada tahun 1992. Slackware dan Debian, mulai dikembangkan pada musim semi dan musim panas tahun 1993 yang masih tetap eksis hingga hari ini.

Setelah rangkaian panjang versi 0.99.x, Linux 1.0 dirilis pada Maret 1994, memperkenalkan mode pengembangan yang digunakan selama satu dekade: Pada saat yang sama nomor versi untuk penggunaan kernel stabil adalah (1.0), pengembang mulai menerapkan fitur baru pada kernel pengembangan dengan (1.1) yang dimulai dari penggunaan kode basis kernel dan akhirnya akan menjadi rilis mayor untuk versi baru.


Siap untuk memulai

Kemampuan Linux untuk berjalan di hampir semua hal yang dapat membedakan antara nol dan satu - pada perangkat embedded dari router hingga smartphone serta komputer mainframe - didasarkan pada Linux kernel versi 1.2. Pada bulan Maret 1995, kernel ini memperkenalkan berbagai driver baru dan perbaikan pada area jaringan (IP forwarding, firewall, protokol jaringan tambahan seperti NFS) serta sebuah kemajuan besar dengan menawarkan porting pertamanya untuk arsitektur prosesor non-x86: Alpha, MIPS dan SPARC.

Ini juga berarti bahwa Linux 1.2 menjadi dasar untuk memporting kernel Linux pada beberapa lusin platform sejak diperkenalkan. Peningkatan kemampuan jaringan dan aplikasi seperti Apache, Samba dan Sendmail berarti bahwa pasar untuk Linux mulai berkembang yang diwakili oleh distributor Linux komersial seperti Caldera, Red Hat dan Suse. Sejak menghilangnya Caldera, Suse dibeli oleh Novell pada tahun 2003-an dan kemerdekaannya kembali tahun lalu setelah Novell diambil alih oleh Attachmate, dan pendapatan Red Hat diharapkan akan melampaui $1 miliar untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Mari kita kembali ke kernel Linux. Pada bulan Juni 1996, Linux 2.0 memperkenalkan komponen pertama yang menyediakan dukungan multi-prosesor - dan maskot Tux dirancang oleh Larry Ewing. Kernel.org, masih menjadi rumah resmi dari source kernel dan Linux Kernel Mailing List (LKML) menjadi tempat berdiskusi bagi hacker kernel, dimulai pada Maret 1997. Selama pengembangan Linux 2.1 pada September 1998, muncul potensi perpecahan di antara para pengembang: Torvalds tidak lagi mampu mengintegrasikan semua patch yang diajukan ke kernel source, banyak programmer merasa frustrasi dan pengembangan berada dalam bahaya perpecahan.

Namun, situasi tersebut dapat diredam oleh pengembang berpengalaman seperti Alan Cox dan Ted Y. Ts'o, memulai pengiriman "prefilter" dan membebaskan Torvalds karena harus menguji setiap patch utuk dirinya sendiri; dan itu masih berlaku hingga sekarang. Pada tahun 2002, kisah "Linus does not scale" berulang. Kali ini, para pengembang menemukan solusi teknis dengan lebih memfungsionalkan sistem menejemen source code Bitkeeper yang diganti oleh sistem kontrol versi Git tiga tahun kemudian; yang ditulis oleh Torvalds sendiri, Git sejak saat itu telah menjadi standar dalam dunia open source.

Linux 2.2 dirilis pada Januari 1999. Pada saat itu, kernel dijalankan dengan sangat mulus pada mesin SMP sampai dengan empat prosesor, menawarkan manajemen memori yang lebih efisien, dukungan IPv6 dan termasuk kinerja tinggi kode firewall - jarak antara itu dan pesaing Unix komersial telah menyusut. Para pengembang juga meningkatkan dukungan kernel untuk perangkat audio dan video.

Dalam dua setengah tahun itu digunakan untuk mengembangkan Linux 2.2, banyak yang berubah di tingkat pengguna: KDE dan GNOME menawarkan antarmuka desktop grafis yang kemampuan lebih unggul dari window manager X11 tradisional. Versi Linux dari StarOffice dan Netscape Navigator 3 adalah titik awal untuk pengembangan program OpenOffice dan Mozilla. Oracle dan Informix memporting database mereka ke Linux pada tahun 1998. Cluster Beowulf pertama terdiri dari 68 komputer Alpha berhasil masuk dalam daftar Top 500 superkomputer tercepat di dunia pada tahun 1998 - sekarang, Linux digunakan pada lebih dari 80 persen dari semua superkomputer di dunia.

Pada bulan Agustus 1998, Linus Torvalds nampak tersenyum di sampul majalah bisnis Forbes AS: Linux dan open source telah resmi menjadi proposisi bisnis yang layak. Vendor Hardware seperti Dell dan Hewlett-Packard mengumumkan ketersediaan server Linux. Perkembangan ini menimbulkan keributan di Microsoft: Dalam dokumen Halloween, Microsoft membahas pesaing baru dan kualitas mereka lalu mencoba untuk menentukan jawaban strategis untuk Linux, pada bulan April 1999, Laporan yang terkenal sebagai laporan Mindcraft dirancang untuk mengkonfirmasi inferioritas teknologi Linux. Pada tahun 2001, Microsoft mengadopsi pendekatan oposisi fundamental, mengklaim bahwa Linux adalah "kanker", dan bahwa open source menghancurkan kekayaan intelektual.

Tentu saja, usaha itu tidak bisa menghentikan Unix untuk PC, yang telah lama menancapkan akarnya pada arsitektur x86. IBM mengumumkan sebuah inisiatif Linux skala besar dan di CeBIT 1999, SAP menyediakan sistem operasi bebas dengan menghadirkan versi Linux R/3 ERP suite. Porting Linux untuk komputer mainframe IBM S/390 (sekarang seri z) pada akhir tahun 1999 lebih menunjukkan fleksibilitas yang luar biasa sistem operasi bebas ini - beberapa analis cukup percaya bahwa Linux adalah penyelamat mainframe IBM.

Namun, Linux juga mendapatkan popularitas di sisi lain dari skala hardware: Kembali pada tahun 1998, Compaq sudah menyajikan sebuah komputer genggam yang disebut Itsy yang berjalan di bawah Linux - dalam arti, ini adalah pendahulu dari smartphone modern Android dan tablet. Embedded Linux Konsorsium (ELC) didirikan pada bulan Maret 2000 merancang spesifikasi Linux Embedded.


Millenial Linux

Pergantian milenium adalah kesuksesan terbesar di Linux: Pada tahun 1999, Red Hat adalah perusahaan Linux pertama yang melaju dengan keberhasilan yang spektakuler; Harga saham melonjak empat kali lipat pada hari pertama perdagangan (tetapi secara substansial nilainya menurun lagi ketika gelembung .com pecah). Linux Profesional Institute (LPI) menerbitkan distribution-independent Linux exam pertama pada tahun 2000. Untuk mencegah Linux dari mengikuti Unix dan terpecah menjadi banyak versi yang tidak kompatibel, Free Standards Group didirikan untuk menciptakan sebuah standar Linux (Free Standards Group - seperti ELC - sejak saat itu telah dimasukkan ke dalam Linux Foundation). Pada Desember 2000, IBM mengumumkan keinginannya untuk menginvestasikan $1 miliar di Linux.

Pada awal tahun 2001, Linux kernel canggih versi 2.4 untuk lingkup varian Unix komersial: Operasi powerfull SMP sampai dengan delapan prosesor, 64 GB RAM pada prosesor x86, perangkat baku, dan sistem file 64-bit. Firewire dan dukungan USB, ACPI dan Plug & Play untuk kartu ISA yang masih umum pada waktu itu juga menjadikan kernel baru sebuah pilihan menarik bagi komputer desktop dan notebook. Vendor hardware seperti Intel dan AMD mulai meningkatkan keterlibatan mereka dalam pengembangan Linux: Baik dukungan agar Linux menjadi lebih dan lebih penting dalam bisnis server. Pada tahun 2002, Red Hat merilis Enterprise Linux pertamanya.

Dengan kesuksesan Linux yang terus bertambah, semakin banyak bisnis dan administrasi publik mulai mempertimbangkan keuntungan dari penggunaan perangkat lunak open source. Satu negara di mana Linux sudah banyak mendapat keberhasilan adalah Jerman: Perkeretaapian nasional Jerman, Deutsche Bahn, memutuskan untuk menggunakan Linux sebagai platform server yang strategis pada tahun 2003 - menjadi keputusan yang masih berlaku hingga saat ini. Pada tahun yang sama, dewan kota Munich memutuskan untuk memigrasikan 15.000 komputer pemerintahan kota ke desktop Linux - pada April 2011, kota ini memiliki alasan untuk merayakan: Setengah dari komputer telah bermigrasi ke klien Munich LiMux. Kantor Luar Negeri Jerman mulai memperkenalkan perangkat lunak open source pada tahun 2001, dan desktop telah bermigrasi ke Linux sejak 2005 - meskipun, pada akhirnya proyek tersebut gagal. Desktop Linux diluncurkan pada kelompok asuransi Stuttgarter Versicherungsgruppe sejak tahun 2003 dan masih digunakan sampai sekarang.

Namun demikian, desktop Linux tidak pernah berhasil mendapatkan penerimaan yang luas. Berulang kali dinyatakan hingga sekitar tahun 2006 sebagai "Tahun Desktop Linux" sebenarnya tidak pernah terjadi, dan tidak terkecuali didedikasikannya distribusi Ubuntu desktop yang telah membangkitkan dunia Linux sejak 2004, tetapi tidak pernah benar-benar mampu mencetak keunggulan terhadap Windows. Linux sukses pada server dan perangkat embedded. Dengan Android, sistem smartphone dan tablet dari Google dengan kernel Linux, Dirilis pada tahun 2008, Linux telah lama memantapkan dirinya dalam sistem kontrol industri, Wi-Fi router, pemutar DVD dan sistem satelit navigasi.

Pada bulan Desember 2003, kernel Linux melompat ke versi 2.6. Versi ini memperkenalkan ekstensi keamanan SELinux, sebuah model perangkat baru yang dapat diakses melalui sysfs, dengan solusi manajemen memori yang modern cocok untuk komputer berperforma tinggi, basis kode kernel sepenuhnya direvisi dengan menghapus banyak keterbatasan dan memberikan struktur yang lebih jelas. Para pengembang kernel masih mendapatkan manfaat dari gerakan clean-up mereka hingga sekarang: Mereka telah mampu, tanpa masalah besar, untuk mengintegrasikan sepenuhnya fitur baru seperti virtualisasi dan konsep yang secara substansial meningkatkan skala yang memungkinkan Linux untuk dijalankan bahkan pada superkomputer yang paling kuat.

Dengan Linux 2.6, Torvalds mengubah model pengembangan: Kernel pengembangan tidak lebih sebagai fitur baru dan perbaikan ditambahkan ke kernel secara bertahap melalui pembaruan yang dirilis secara berkala setiap dua sampai tiga bulan. Lompatant versi yang menyebabkan kekacauan selama periode transisi telah digantikan dengan kemajuan yang mantap.

Xen, solusi virtualisasi pertama untuk Linux, yang disebabkan kekacauan yang cukup besar di dunia Linux pada tahun 2005, tetapi itu akan memerlukan pengembangan selama enam tahun lagi untuk mengintegrasikan semua kode Xen ke dalam kernel. Sementara itu, solusi alternatif KVM (Kernel-based Virtual Machines) yang ternyata menjadikan kernel Linux itu sendiri sebagai sebuah hypervisor begitu populer di kalangan pengembang kernel, dan berhasil memasukkannya kedalam kernel versi 2.6.20 pada awal 2007.


Awan gelap dan masa depan yang cerah

Kesuksesan pertumbuhan sistem gratis Linux di area server membawa sebuah saga tampaknya tidak pernah berakhir: Pertempuran hukum antara SCO dan dunia Linux terjadi. Kisah SCO yang agak aneh. Vendor versi Unix komersial untuk PC x86 tersebut telah diambil alih oleh distributor Linux Caldera pada tahun 2000. Bahkan sebelum pergantian milenium, Linux telah mulai menggigit ke pangsa pasar varian Unix komersial itu, dan akibatnya bisnis SCO's Unix memburuk.

Distributor Linux yang berpengalaman tampaknya menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menaklukkan pasar Enterprise Linux. Namun bagi SCO, reorganisi, kerugian, redundansi dan kurangnya kejelasan tentang bagaimana mengawinkan OpenServer SCO dan lini produk Caldera OpenLinux membuat Caldera semakin jatuh tertinggal jauh di belakang pesaingnya seperti Red Hat yang secara konsisten berfokus pada pengembangan Linux dan kode open source. Dua tahun setelah pengambilalihan, Caldera berubah nama menjadi SCO Group, dan setengah tahun kemudian perusahaan beralih dari bisnis Linux menjadi bisnis infringement.

Pada musim semi 2003, Grup SCO menggugat IBM sebesar $1 miliar sebagai akibat kerugian. Tuduhan utamanya adalah bahwa IBM telah diduga mempromosikan Linux dan dalam melakukannya, tidak hanya mencuri kekayaan intelektual SCO tetapi juga membantu sistem operasi bebas tersebut untuk menjadi pesaing utama Unix di urutan pertama. Apa yang dapat dilihat adalah sebuah ancaman dan bukti dugaan, penundaan disebabkan oleh serangkaian gerakan baru pengadilan dan tuntutan terhadap pengguna Linux dan distributor Red Hat serta Novell - sengketa dengan Novell berkisar pada hak cipta untuk Unix, yang diklaim baik oleh SCO maupun oleh Novell dan membentuk dasar dari semua keluhan SCO lainnya. Tahun lalu, pengadilan memutuskan bahwa Novell adalah pemegang hak cipta untuk Unix yag relevan, dan tampaknya menjadi batas akhirnya bagi Grup SCO untuk dinyatakan bangkrut selamanya...

Kampanye hukum SCO terhadap Linux membuat hal-hal yang memudahkan Microsoft. Pertama, pencemaran nama baik Linux dan open source sebagai "pekerjaan setan" digantikan oleh argumen seperti administrasi yang lebih mudah dan Total Biaya Kepemilikan (TCO) yang lebih rendah dari Windows. Sejak tahun 2004, Microsoft mengeksploitasi ketidakpastian hukum yang disebabkan oleh tuntutan hukum SCO itu dan memainkan kartu "keamanan hukum yang lebih tinggi" sebagai kampanye hitam. Sugesti bahwa Linux berpotensi melanggar hak paten Microsoft yang disebabkan ketidakamanan hukum di banyak pasar hingga pada tahun 2005, IBM, NEC, Novell, Philips, Sony dan Red Hat mendirikan Open Invention Network untuk menangkal serangan paten di Linux. Namun demikian, vendor yang menjual perangkat seperti smartphone Android tetap harus membayar biaya lisensi untuk Microsoft sampai hari ini. Saat ini, bagaimanapun persaingan di pasar smartphone umumnya cenderung lebih kepada paten, hak cipta, tuntutan hukum dan keluhan persaingan daripada tentang teknologi.

Pada tahun 2006, Microsoft memang mengakui pentingnya Linux di pasar TI: Kerjasama dengan Novell telah mengubah Microsoft menjadi distributor Linux yang sangat berhasil menawarkan pada pelanggan SUSE Linux Enterprise Server. Sejak 2009, Microsoft juga telah berada di antara perusahaan yang bersama-sama mengembangkan kernel Linux - dan baru-baru ini bahkan menyajikan video ucapan selamat ulang tahun kedua puluh.

Linux Foundation yang didirikan dari penggabungan Open Source Development Lab (OSDL) dan Free Standards Group, telah difokuskan pada penguatan posisi kompetitif Linux sejak tahun 2007. Yayasan yang anggotanya mencakup hampir semua perusahaan yang terkaitan dengan Linux dalam berbagai hal, terlihat setelah Linux Standard Base (LSB) membayar pengembang utama seperti Linus Torvalds dan menangani perlindungan merek dagang Linux. Akhirnya, Linux Foundation menawarkan sebuah platform netral yang memungkinkan bahkan perusahaan pesaing pasar untuk bekerja sama - dalam cara yang mirip dengan bagaimana mereka bekerja sama dalam pengembangan kernel.

Dirilis beberapa minggu lalu, kernel terbaru saat ini versi 3.0 sepenuhnya sejalan dengan tradisi kemajuan yang mantap, yang diperkenalkan dengan Linux 2.6: Tidak ada perbedaan lagi antara yang baru dengan pendahulunya - Linux 2.6.39 - dari ada antara dua versi lain 2.6.x. Linux 3.0 hanyalah nama lain untuk kernel versi 2.6.40 yang telah dijadwalkan sejak semula. Perubahan terbesar di Linux 3.0 adalah, skema penomoran dua digit: Kernel versi 3.0 akan diikuti oleh versi 3.1 dan kernel pengembangan akan ditandai dengan kode RC dibelakangnya.

Dan bagaimana dengan ide dominasi dunia yang dilontarkan Linus Torvalds beberapa tahun lalu, ketika Linux masih menjadi proyek hacker eksotis? di sebuah wilayah di mana keberhasilan Torvalds diharapkan pada kemungkinan besar - pada (desktop) PC -, Linux terus melayani permintaan pasar. Cerita ini berbeda di pusat data: Di area ini, sistem operasi bebas telah sejak lama sama pentingnya dengan Windows dan varian Unix komersial. Dalam komputasi kinerja tinggi, Linux jelas mendominasi pasar, dan tidaklah mungkin mantan PC Unix ini dihindari di dunia internet - dari Google dan eBay hingga Facebook - serta di lingkungan awan. Dengan Android, Linux diposisikan dengan baik di pasar smartphone dan tablet.

Linux telah dibuat populer dengan gagasan bahwa pihak yang berkepentingan dapat menggunakan proses yang terbuka untuk bersama-sama mengembangkan perangkat lunak, dan itu telah membuktikan bahwa pendekatan ini tidak hanya bekerja, tetapi bahkan menawarkan keuntungan nyata saat digunakan untuk proyek-proyek besar seperti kernel Linux. Sebagian besar dari booming perangkat lunak open source yang sudah ada sejak pergantian milenium mungkin akan diturunkan pada keberhasilan sistem operasi bebas.

Fleksibilitas memungkinkan Linux untuk beradaptasi dengan perkembangan baru, yang selanjutnya akan mengubah dunia TI di tahun-tahun mendatang. Mengutip CEO Red Hat Jim Whitehurst yang baru-baru ini mengungkapkannya ketika berbicara tentang ulang tahun kedua puluh di LinuxCon: "The power we provide is what we enable them to do with the technology". Dengan pemikiran ini: Sejak sekarang untuk dua puluh tahun mendatang.


Tentang GNU

Proyek GNU diluncurkan pada tahun 1984 untuk mengembangkan sistem operasi GNU, sistem operasi serupa-Unix yang lengkap dengan perangkat lunak bebas - Perangkat lunak yang menghormati kebebasan Anda.

Sistem operasi serupa-Unix yang dibangun dari aplikasi software collection , perpustakaan, dan perangkat pengembangan - plus program untuk mengalokasikan sumber daya dan berkomunikasi dengan perangkat keras, yang dikenal sebagai kernel.

GNU sering digunakan bersama kernel yang disebut Linux, dan ini adalah daftar siap instal distribusi GNU/Linux yang sepenuhnya merupakan perangkat lunak bebas. Hurd adalah kernel GNU, Secara aktif masih dikembangkan, namun membutuhkan beberapa cara agar siap diterapkan dalam penggunaan sehari-hari.

Kombinasi GNU dan Linux adalah sistem operasi "GNU/Linux", sekarang digunakan oleh jutaan orang dan kadang-kadang salah dengan hanya disebut "Linux".

Nama "GNU" merupakan singkatan rekursif dari "GNU's Not Unix!"; itu diucapkan g-noo, sebagai salah satu suku kata tanpa suara vokal antara g dan n.





Disarikan dari h-oline.com dan gnu.org

19 August 2011

Download BackTrack 5R1

Pengembang distro Linux populer yang berfokus pada pengujian penetrasi sistem dan jaringan, BackTrack, telah mengumumkan ketersedian rilis terbaru Backtrack 5R1 pada 18 Agustus lalu.

Berbasis Ubuntu 10.04, BackTrack 5R1 kini ditenagai oleh Kernel Linux 2.6.39.4 dan lebih dari 120 bug telah diperbaiki. Disamping itu, disertakan juga tool-tool baru dan pembaruan untuk 70 tool juga telah diterapkan.

Suatu masalah termasuk rfkill pada Vmware dengan chipset rtl8187 juga telah diperbaiki. Seperti biasa, pengembang mengharapkan pada pengguna rilis ini untuk melaporkan bug yang dijumpai guna perbaikan rilis selanjutnya.

BackTrack 5R1 tersedia untuk download dengan desktop Gnome dan KDE ISO image baik untuk arsitektur 32-bit maupun 64-bit, serta Vmware image dengan dektop Gnome untuk arsitektur 32-bit yang telah dilengkapi dengan VMWare Tools pre-installed. Namun BackTrack 5R1 untuk ARM tidak disediakan.

Informasi lebih lanjut tentang rilis BackTrack 5R1 dapat Anda temukan di BackTrack Forum dan juga di Wiki BackTrack.


Tentang BackTrack

BackTrack adalah distribusi Live DVD Linux populer yang disponsori oleh Offensive Security. Berfokus pada pengujian penetrasi sistem dan jaringan, menampilkan analisis dan aplikasi diagnostik yang dapat dijalankan langsung dari DVD. Pada awalnya, BackTrack berasal dari distribusi Whax dan Auditor Security Collection, menggabungkan yang terbaik dari keduanya dalam satu solusi lengkap.

Download BackTrack 5R1:

Via Web:

Direct Link:

Perhatian: Untuk pengguna PC / Laptop / Netbook silahkan download ISO image bukan 7zip.

23 July 2011

Rilis Kernel Linux 3.0 - Dukungan Untuk Banyak Perangkat Dan Driver Baru

Linus Torvalds, bapak dari Linux, dengan bangga mengumumkan rilis kernel Linux terbaru dan paling dinantikan, kernel Linux 3.0 pada 22 Juli 2011.

Designed for LinuxFitur-fitur baru yang disertakan dalam kernel Linux 3.0 diantaranya dapat kami sebutkan adalah Btrfs data scrubbing dan defragmentasi otomatis, penyaringan Berkeley Packet Filter JIT, unprivileged ICMP_ECHO, dukunghan untuk XEN Dom0, wake on WLAN, driver-driver baru dan dukungan yang lebih banyak untuk berbagai komponen hardware.

"So there it is. Gone are the 2.6. < bignum > days, and 3.0 is out. This obviously also opens the merge window for the next kernel, which will be 3.1. The stable team will take the third digit, so 3.0.1 will be the first stable release based on 3.0."

"That said, judging by past experience, the summer merge windows often tend to be quieter, so maybe I worry needlessly. Much of Europe is starting to go on vacation, and parts of the US are being fried to a crisp, so maybe 3.1 will be calm too."
- Dikatakan Linus Torvalds dalam pengumuman.

Rangkuman Kernel Linux 3.0:
  • Defragmentasi otomatis, perbaikan kinerja dan scrubbing untuk filesystem Btrfs;
  • Dukungan untuk XEN dom0;
  • Cleancache;
  • Berkeley Packet Filter just-in-time filtering;
  • Dukungan untuk Wake on WLAN;
  • Setns() syscall: penanganan namespace yang lebih baik;
  • Alarm-timer;
  • Dukungan untuk Microsoft Kinect;
  • Dukungan untuk Apple iSight webcam;
  • Dukungan untuk AMD Fusion Llano APUS;
  • Dukungan untuk Intel iwlwifi 105 dan 135;
  • Dukungan untuk Intel seri C600 serial-attached-scsi controller;
  • Dukungan untuk Ralink RT5370 USB;
  • Dukungan untuk beberapa perangkat Realtek rtl81xx;
  • Driver-driver baru;
  • Berbagai peningkatan dan perbaikan bug.

Ini hanyalah beberapa dari sekian banyak fitur-fitur baru yang tersedia pada kernel Linux 3.0. Daftar lengkap dukungan perangkat dan driver baru dan lain-lainnya, dapat Anda temukan dalam changelog.


Download kernel Linux 3.0 Source.






Disarikan dari news.softpedia.com

11 May 2011

Download BackTrack 5 (Revolution)

BackTrack 5, distribusi Linux yang paling ditunggu di dunia telah resmi dirilis kemarin.

Dijuluki Revolution, BackTrack 5 kini didasarkan pada Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx), ditenagai kernel Linux 2.6.38 yang telah dipatch dengan semua patch wireless injection yang relevan dan memuat beberapa perbaikan besar.

"The BackTrack Dev team has worked furiously in the past months on BackTrack 5, code name “revolution”. Today, we are proud to release our work to the public, and then rest for a couple of weeks."

"This new revision has been built from scratch, and boasts several major improvements over all our previous releases." - Dinyatakan dalam pengumuman rilis.

Rangkuman BackTrack 5:
  • Berdasarkan Ubuntu 10.04 LTS;
  • Kernel Linux 2.6.38 (dengan patch wireless injection);
  • KDE 4.6;
  • GNOME 2.6;
  • Mendukung arsitektur 32-bit dan 64-bit;
  • Metasploit 3.7.0;
  • Forensics mode;
  • Stealth mode (tanpa menggenerate lalulintas jaringan);
  • Initial ARM image of BackTrack (untuk perangkat Android);
  • Dan banyak lagi lainnya...

BackTrack 5 - Screenshot

BackTrack 5 BackTrack 5

BackTrack 5


Bagi pengguna BackTrack 4 dipastikan harus segera mengupgrade ke versi baru ini, karena mulai 10 Mei 2011, BackTrack 4 tidak lagi mendapat dukungan teknis.

BackTrack 5 - Distribusi Pengujian Penetrasi dari Offensive Security pada Vimeo.


Tentang BackTrack

BackTrack adalah distribusi Live DVD Linux populer yang berfokus pada pengujian penetrasi sistem dan jaringan, menampilkan analisis dan aplikasi diagnostik yang dapat dijalankan langsung dari CD. BackTrack berasal dari distribusi Whax dan Auditor Security Collection, menggabungkan yang terbaik dari keduanya dalam satu solusi lengkap.

Download BackTrack 5:

Via Web:

Direct Link:






Disarikan dari news.softpedia.com

09 May 2011

Download Lubuntu 11.04 - Ubuntu Dengan Desktop LXDE

Satu lagi distro turunan Ubuntu 11.04 telah dipublikasikan. Lubuntu 11.04 yang didasarkan pada Ubuntu 11.04 dengan lingkungan desktop yang ringan LXDE. Lubuntu 11.04 menggunakan PCManFM 0.9.8 sebagai default file manager, LXDM sebagai default display manager dan Chromium sebagai web browser default.

Lubuntu 11.04"Lubuntu is actually not part of the Ubuntu family, and not build with the current Ubuntu infrastructure. This release is considered as a «stable beta», a result that could be a final and stable release if we were included in the Ubuntu family." - Dikatakan oleh pengembang dalam pengumuman rilis.




Rangkuman Lubuntu 11.04:
  • Didasarkan pada Ubuntu 11.04;
  • PCManFM 0.9.8;
  • Ditambahkan Audacious sebagai default pemutar musik, menggantikan aqualung;
  • Ditambahkan File-Roller sebagai default Pengarsipan, menggantikan Xarchiver;
  • Ditambahkan gUVCView untuk dukungan webcam, menggantikan Cheese;
  • Ditambahkan Gucharmap;
  • Ditambahkan Lxkeymap;
  • Penambahan berbagai dokumentasi;
  • Penghapusan HAL dari sistem;
  • Theme default baru yang dibuat oleh Raphael Laguna;
  • Lxrandr sekarang dapat menyimpan konfigurasi;
  • Lxappareance sekarang dapat mengkonfigurasi antialiasing font dan openbox;
  • Pengguna sekarang dapat mengkonfigurasi jumlah workspaces melalui obconf;
  • Installer Ubiquity telah diupdate untuk mendukung instalasi Lubuntu (tata letak dan screenshot) dan konfigurasi autologin;
  • Ikon desktop sekarang dapat dipindahkan;
  • Diimplementasikannya kembali "fake transparency";
  • Font Ubuntu sekarang digunakan secara default;
  • Pembaruan boot theme;
  • Ditambahkan sub menu Preference and Administration dalam menu;
  • Layout sesi Lubuntu sekarang dapat diubah dengan Lxkeymap;
  • Perbaikan crash pada kvm/qemu (terima kasih pada para pengembang Fedora);
  • Pembaruan Terjemahan;
  • Pembaruan lingkungan desktop LXDE.
Lubuntu 11.04


Tentang Lubuntu:

Proyek Lubuntu dimulai pada Maret 2009, dengan tujuan menciptakan sistem yang lebih ringan dan tidak menuntut sumber daya. Dapat dijadikan sebagai alternatif bagi pengguna sistem operasi Ubuntu, dengan menggunakan lingkungan desktop LXDE. Lubuntu dirancang sebagai sistem operasi desktop yang ringan dan mudah digunakan.


Download Lubuntu 11.04:

Lubuntu 11.04 ISO | Torrent.






Disarikan dari news.softpedia.com